Text Widget

||| Lembaga Pers di bawah Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) ||| Alamat : Jl. Kapt. Pierre Tendean 56, Wirobrajan Yogyakarta 55252 ||| Telp. (0274) 7494822 ||| Facebook Majalah Kuntum ||| e-mail : majalah_kuntum@yahoo.com ||| Twitter : @MajalahKuntum ||| @mangkunteng

Ketua Muhammadiyah : Remaja Sekarang Mudah Galau

Kuntum - Remaja masa kini cenderung mudah galau, mencintai budaya yang berbau asing, dan memiliki potensi untuk diperebutkan oleh partai politik, kata Din Syamsuddin, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam acara Milad ke-51 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Rabu.

Berlangganan Majalah Kuntum

Mudahnya berlangganan Majalah Kuntum

Keterangan Panjang Naskah untuk Majalah Kuntum

Naskah tulisan atau foto sangat mudah dimuat di Kuntum. Jadi segera kirimkan naskah ke email >> majalah_kuntum@yahoo.com

Mang Kunteng

Manusia paling ngeyel yang suka plesetan. Siapa lagi kalau bukan Mang Kunteng yang udah "Bangkotan" sejak Majalah Kuntum terbit di awal 80-an. Lihat saja mukanya yang semakin keriput.

Biofuel solusi atau masalah?

Biofuel digadang-gadang menjadi solusi kelangkaan BBM, tapi memiliki sedikit masalah

Minggu, 09 Maret 2014

Daftar Peserta Lolos Tahap 1 Oprec Majalah Kuntum


Kamis, 21 November 2013

Cahaya Eropa Terangi Yogyakarta

Siapa sih yang nggak tahu film 99 Cahaya di Langit Eropa? Sobat Kuntum pasti udah pada tahu. Nah, tanggal 15 November 2013 kemarin, film 99 Cahaya di Langit Eropa menyapa ranah Jogja, Sob. Acaranya di adakan di Jogja Expo Center (JEC) dan berlangsung sukses dan meriah. Cuaca ekstrim  siang itu tidak menurunkan antusiasme masyarakat untuk menyambut Abimana Arya Setya, Raline Syah, Dewi Sandra, Dian Pelangi, Alex Abbad, dan bintang 99 Cahaya di Langit Eropa lainnya. Film 99 Cahaya di Langit Eropa adalah sebuah film drama tentang pasangan suami istri, Hanum dan Rangga yang tinggal di Austria selama 3 tahun dan menghadapi pengalaman spiritual dalam perjalanannya menjelajah Eropa. Film 99 Cahaya di Langit Eropa merupakan sebuah film genre baru dalam perfilman nasional. Film ini menjadi film pertama Indonesia bertema religi yang bernuansa sejarah dibalut dengan persahabatan, kisah cinta, dan perjuangan pelajar Indonesia, Sob. (Keren ya Sobat Kuntum –red)
( Roadshow film 99 Cahaya di Langit Eropa )
“Ijin syuting di Eiffel adalah hal yang paling rumit. Karena kita menginginkan syuting khusus tanpa ada gangguan pengunjung di puncak menara, dan berhasil. Kekhasan film 99 Cahaya di Langit Eropa juga karena tokoh Rangga dan Hanum masih hidup, dan riil dalam dunia nyata sehingga menuntut pemain untuk memerankan karakter yang disesuaikan dengan Rangga dan Hanum yang asli. Namun demikian, penulis buku sekaligus karakter utama di film ini, Hanum Rais maupun Rangga Almahendra justru tidak menuntut apapun” kisah Guntur Soeharjanto, sang sutradara film. 

“Kami berharap bukan kami yang diangkat dalam film ini, karena kami bukan siapa-siapa, tapi pelajaran yang kami lalui, pengalaman kami selama di Eropa yang diharapkan menjadi inspirasi untuk penonton nantinya”, seru Hanum Rais yang juga merupakan putri dari Amien Rais ini.


 ( Suasana Roadshow 99 Cahaya di Langit Eropa )

Film yang akan rilis pada 5 Desember 2013 ini Sob, juga mendapat dukungan dari Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia. Wakil kepala delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Brunei Darussalam, dan ASEAN, Colin Crooks dalam sambutannya mengatakan, “Uni Eropa merasa senang sekali mendapatkan kesempatan bekerja sama dengan tim 99 Cahaya di Langit Eropa dan dapat berbagi informasi tentang studi di Eropa. Buku dan film 99 Cahaya di Langit Eropa mengingatkan kami orang-orang Eropa bahwa Islam bukan hanya jalan hidup atau ‘way of life’ sebagian besar komunitas imigran. Tetapi Islam juga merupakan bagian integral dan penting dari sejarah kami selama berabad-abad yang lalu. Seperti Indonesia yang didirikan atas dasar asa Bhinneka Tunggal Ika, demikian juga Uni Eropa didasarkan atas keaneragaman. Semoga para mahasiswa dari negara bermajoritas Islam seperti Indonesia betah tinggal di Eropa.”
 

( Negara-negara Anggota Uni Eropa ) 

( Lembaga Utama Uni Eropa )

Film yang seratus persen mengambil syuting di Eropa ini sukses menarik simpati masyarakat Indonesia, terbukti dengan besarnya antusiasme masyarakat pada setiap roadshow yang digelar di beberapa kota. Rangkaian acara dengan peserta lebih dari 1500 orang ini, sekaligus menjadi ajang lauching buku 99 Cahaya di Langit Eropa versi film.


( Raline dan pemain film 99 Cahaya di Langit Eropa lainnya ) 

Crew Majalah Kuntum sendiri juga musti lari-lari, gerimis-gerimisan buat liputan Sob. Tapi asyik Sobat Kuntum ^^. “Pengalaman yang tak terlupakan, bisa ngeliput acara  99 Cahaya di Langit Eropa.” ucap kami saat berbincang tentang roadshow 99 Cahaya di Langit Eropa.

 

( Saat Crew Kuntum negosiasi buat wawancara dengan artis 99 CDLE. Ada bodyguard-nya yang jaga. Cuma satu Crew Kuntum yang boleh masuk :| )

“Meskipun kehujanan, berdesak-desakkan dengan fans dan pers lainnya, di hadang dengan bodyguard tapi alhamdulillah sukses. Dapet ilmu tentang beasiswa lagi. Alhamdulillah.” 

Seruuuuu pokoknya Sob ^^. Sobat Kuntum yang pengen pergi ke Eropa, yang memfavoritkan negara-negara di Eropa, bisa nonton film 99 Cahaya di Langit Eropa buat charger semangat Sobat. Selain itu, tunggu kisah inspiratif para pemain 99 Cahaya di Langit Eropa di Majalah Kuntum ya. Ayo Sobat, langganan Majalah Kuntum sekarang juga ! ^^

Regards,
Redaksi Majalah Kuntum

Minggu, 10 November 2013

FESTIVAL FILM PELAJAR JOGJA DATANG LAGI!!

Sob, Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) ada lagi nih tahun ini. FFPJ itu ruang untuk berkreasi dan menuangkan ekspresi di bidang perfilman bagi pelajar tingkat menengah atas dan setara di seluruh Indonesia.


“Festival ini diselenggarakan sejak tahun 2010. Sejak penyelenggaraannya yang pertama terdapat 258 karya film pelajar dari berbagai wilayah di Indonesia yang berpartisipasi dalam festival ini”, kata Direktur FFPJ 2013, Eni Puji Utami. 

Kegiatan yang diselenggarakan setiap akhir tahun ini, memfasilitasi pemutaran dan kompetisi film pendek berupa karya fiksi dan dokumenter. Setiap film yang diputar berdurasi maksimal 10 menit. Batas pengiriman film 10 November 2013 CAP POS.

Panitia FFPJ masih membuka kesempatan bagi pemerhati film pendek, baik pelajar-mahasiswa, guru-dosen, seniman, budayawan, aktivis, praktisi media untuk ikut berpartisipasi dalam acara temu komunitas, seminar nasional,  dan workshop literasi media. Pendaftaran untuk acara tersebut dibuka pada tanggal 18 November 2013. Biaya pendaftaran sebesar Rp 20.000 dengan fasilitas sertifikat. Sedangkan biaya pendaftaran Rp 50.000 mendapatkan fasilitas snack, makan siang, penginapan dan sertifikat.

Festival Film Pelajar Jogja tahun ini akan dilaksanakan pada 14-15 Desember 2013 di Desa Ambarbinangun. Acara akan dibuka dengan pemutaran film pendek karya pelajar sekolah menengah pertama yang sudah banyak ditampilkan di festival film dalam maupun luar negeri.

Pelaksanaan
Hari : Sabtu dan Minggu
Tanggal : 14 dan 15 Desember 2013
Pukul : 09.00 WIB - selesai
Tempat : Komplek Pondok Pemuda Yogyakarta
Penghargaan
1. Karya Terbaik I Kategori Fiksi mendapatkan Piala dari Dekan Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta + Sertifikat.
2. Karya Terbaik I Kategori Dokumenter mendapatkan Piala dari Wahana Audio Visual Indonesia + Sertifikat.
3. Karya Terbaik II dan III kategori Fiksi dan Dokumenter masing-masing mendapatkan Piala dari Panitia + Sertifikat.
Ayo Sob!! Buruan daftarkan karyamu!!
Info lebih lanjut : 
Eni (Direktur FFPJ): 087839420097
Imas (Humas FFPJ): 0857 4751 9933
jangan lupa Follow @FFPJ2013

Sabtu, 05 Oktober 2013

Seroja Cup 2013 "Heroes Are Coming to Town"

Jakarta- Sobat Kuntum yang ada di daerah Jakarta, yang ingin tunjukan bakat dan ingin mengharumkan nama sekolah Sobat, ada kabar gembira nih.
BIG EVENT FROM NORTH JAKARTA. SMAN 13 Jakarta proudly present, Seroja Cup 2013 "Heroes Are Coming to Town".

Untuk tahun ini ada 10 lomba yang akan menggemparkan Jakarta :
1. Futsal (Biaya Regist : Rp 300K, Jaminan : Rp 50K)
2. Basket (Biaya Regist : Rp 300K, Jaminan : Rp 50K)
3. Badminton (Biaya Regist : Rp 250K, Jaminan : Rp 50K)
4. Vocal Group (Biaya Regist : Rp 250K, Jaminan : Rp 50K)
5. Dance Competition (Biaya Regist : Rp 250K, Jaminan : Rp 50K)
6. Traditional Dance Competition (Biaya Regist : Rp 250K, Jaminan : Rp 50K)
7. MTQ (Biaya Regist : Rp 30K, Jaminan : Rp 15K)
8. Marawis (Biaya Regist : Rp 70K, Jaminan : Rp 30K)
9. Dai Muda / Tausyiah (Biaya Regist : Rp 30K, Jaminan : Rp 15K)
10. Essay (Biaya Regist : Rp 30K)

Ayoo buruan daftarkan tim Sobat!! 
Hadiahnya puluhan juta rupiah+goodybag+piala+sertifikat! 
Tunggu apa lagi, Sob?
Pendaftaran udah dibuka lho dari tanggal 30 September 2013.
Sobat bisa langsung daftar ke : SMAN 13 Jakarta, Jl. Seroja No. 1 (dekat Polres Jakut / seberang kantor Walikota Jakarta Utara), mulai pukul 15.00-18.00.
Nah, buat 50 tim pendaftar pertama akan mendapatkan voucher dari Bloopendorse!
Acara ini akan dimulai 1 November 2013 nanti, Sob.
Untuk info lebih lengkap pantau terus di Twitter @serojacup13 
Contact Person : 085777557024 (Hilman)
Selamat bertanding Sob!! Buat Bangga Sekolahmu! 

Sabtu, 28 September 2013

Anak Emas yang Jadi Juara

Padang- Pembukaan Konfrensi Pimpinan Wilayah (Konpiwil) yang dilaksanakan di Gedung Aula Gubernur Sumatra Barat, Sabtu (28/9), berlangsung meriah. Acara ini juga dihadiri beberapa tokoh penting seperti Deputi Satu Kemenpora, Wakil Walikota Padang, dan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Tema yang diangkat di Konpiwil kali ini adalah "Membumikan Gerakan Ilmu Untuk Pelajar Berkemajuan”.

Foto : Alfitra Salam (Deputi 1 Kemenpora)/Dzar

"IPM itu menjadi anak emas di Muhammadiyah dan Kemenpora. Walaupun IPM itu dimanja, tapi IPM itu sangat kuat," kata Fida Afif, Ketua Pimpinan Pusat IPM, terbukti dengan mampunya IPM meraih ASEAN Tayo 2012 dan OKP Terbaik 2011. Fida juga menegaskan kader IPM harus bisa melaksanakan lima etos pelajar berkemajuan, yaitu etos ketauhidan, etos keilmuan, etos kemandirian, etos kepada sesama, dan etos kemasyarakatan.

Acara Konpiwil ini dibuka secara formal oleh Alfitra Salam, Deputi 1 Kemenpora. “Hubungan Kami paling mesra dengan IPM dibandingkan organisasi kepemudaan lainnya. IPM memang luar biasa,” tuturnya. Dalam sambutannya, Alfitra juga menyebutkan bahwa IPM adalah organisasi pemuda terbesar di ASEAN. Sehingga Alfitra mendesak IPM untuk bisa membuka cabangnya di luar negeri. “IPM harus bisa membentuk forum pelajar ASEAN sebagai persiapan menghadapi ASEAN Community. Agar IPM tetap Berjaya, tak hanya di Indonesia tapi juga ditingkat ASEAN.” Lanjutnya.

Agung Danarto, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menyampaikan, IPM sebagai tunas Muhammadiyah harus bisa menjawab tantangan Muhammadiyah di abad ke-2 ini. “Kita harus bisa membuat terobosan baru dalam berdakwah." Tuturnya.

Terakhir, para tokoh yang datang mengucapkan selamat pada IPM dan berharap Konpiwil 2013 ini bisa menghasilkan keputusan yang brilian dengan tantangan masa depan. (Zhr)

Jumat, 08 Maret 2013

Musywil IPM Ramai Diadakan Di Beberapa Wilayah Indonesia

Kuntum IPM-Seperti yang udah Sobat tahu, beberapa waktu lalu Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) baru memasuki masa jabatan baru. Nah, dalam kurun waktu berdekatan dengan itu, beberapa pimpinan wilayah (PW) IPM juga udah mengadakan pergantian kepengurusan lho. Coba simak yuk Sobat, beberapa wilayah yang telah mengadakan musyawarah wilayah (musywil) IPM yang berhasil dirangkum oleh Kuntum.  
Kita mulai dari daerah paling barat Indonesia. PW IPM Aceh telah sukses mengadakan musywil ke-15 pada tanggal 8-11 Januari 2013. Acara diselenggarakan di Rimo, Aceh Singkil. Nah, dari musywil ini terpilih pemimpin IPM baru untuk periode 2013 – 2015, yaitu IPMawan Adi Shaleh sebagai ketua umum, IPMawan Suhendra sebagai sekretaris umum dan IPMawati Amalia Mastura sebagai bendahara umum. Beranjak ke Sumatra Barat. PW IPM Sumatra Barat juga telah sukses mengadakan musywil ke-18 pada 24-26 Desember 2012 di Padang. Hasil dari musywil ini terpilihlah IPMawati Siska Dewi sebagai ketua umum PW IPM Sumbar yang baru. Setelah itu, acara pelantikan PW IPM Sumbar dilaksanakan pada 09-10 Februari 2013 di Aula Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Padang. 
muswil jogja
“Kami berusaha sekuat tenaga untuk melanjutkan pergerakan IPM, Dan untuk pertama kalinya ketua umum IPM Sumbar adalah Perempuan. Namun saya yakin kami bisa lebih baik dari periode sebelumnya.” Tutur Siska dalam sambutannya. PW IPM DKI Jakarta juga telah memilih pemimpin baru mereka lho. Hasil musywil menetapkan IPMawati Fenny Oktaviani sebagai ketua umumnya. Nah, tanggal 23 Januari lalu PW IPM DKI Jakarta yang baru resmi dilantik di Aula Komplek Perguruan Muhammadiyah Tebet Timur, Jakarta Selatan dengan disaksikan oleh seluruh kader IPM se-DKI Jakarta. IPMawati Fenny
 dalam sambutannya mengajak seluruh kader IPM ibu kota untuk bersama membangun IPM menjadi lebih baik. Yogya nggak mau ketinggalan donk. PW IPM Yogyakarta juga telah sukses mengadakan musywil ke-18 pada 23-25 Januari lalu, bertempat di SMK Muhammadiyah 1 Bantul. Musywil PW IPM DIY menetapkan IPMawati Syahdara Annisa Ma’ruf sebagai ketua umum, IPMawan Unggul Sujati Prakoso sebagai sekretaris umum, dan IPMawati Amalia Nur Lathifah sebagai bendahara umum. “Dengan niat Ikhlas karena Allah, ridho orangtua dan dukungan dari teman-teman, saya siap mengemban amanah ini, jika nanti menemui hambatannya, saya yakin pasti ada petunjuk-Nya,” ujar IPMawati Syahdara. PW IPM Jawa Timur pun telah sukses melaksanakan musywil ke-18-nya di Rindam Balanegara, Brawijaya, Malang, walaupun saat pembacaan LPJ (laporan pertanggungjawaban) suasana sempat memanas. Terpilihlah IPMawan Fendi Fradana sebagai ketua umum dan IPMawan Eko Kurniawan sebagai sekretaris umum, sebagai nahkoda PW IPM Jawa Timur yang baru. Wah, selamat ya untuk para pengemban amanah pimpinan wilayah IPM di wilayahnya masing-masing. Semoga amanah yang telah diembankan padanya bisa dilaksanakan dengan baik, dan bisa membuat IPM makin jaya.^^ (RED)

Pelatihan Administrasi Kesekretariatan

Kuntum Cirebon-Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Cirebon telah sukses melaksanakan pelatihan administrasi kesekretariatan pada 09-10 Februari lalu, Sobat. Acara ini dilaksanakan di Perguruan Muhammadiyah daerah Ciledug. Peserta terdiri dari 20 orang yang merupakan personal dari PD IPM Kabupaten Cirebon. Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan mengoptimalkan administrasi di tingkat daerah, supaya sesuai dengan administrasi yang ada di tingkat pusat. Diharapkan setelah pelatihan ini, seluruh pengurus daerah bisa memahami dan mempraktekan administrasi IPM yang baik dan benar. (Zahra)